bang zaitun untuk arai

Tak perlulah banyak kata, tak perlu banyak lagak, tak perlu bawa bunga segala. Cukup kau tunjukkan raut muka bahwa kau bersedia menyuapinya nanti jika ia sakit, bersedia menggendongnya ke kamar mani jika ia sudah renta tak mampu berjalan. Bahwa, kau, dengan segenap hatimu, bersedia mengatakan didepannya betapa jelitanya ia, meski wajahnya sudah keriputseperti jeruk purut, dank au bersedia tetap berada disitu, tak kemana-mana, di sampingnya selalu, selamanya..

(Maryamah Karpov)

2 thoughts on “bang zaitun untuk arai

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s