“KRC” Menjadi Remaja yang Kecanduan Sholat.

“Bagi siapa saja yang tau kemanfaatan dari sesuatu, maka orang-orang akan matian-matian mendapatkannya.”

sholat yuuk..

sholat yuuk..


Suatu kalimat pembuka yang tepat untuk memulai apa yang akan terjelaskan dibawah nanti. Termulai dari informasi dari teman tentang adanya suatu pelatihan tentang Menjadi remaja yang kecanduan sholat yang diadakan oleh Klub Remaja Ceria (KRC) Kediri. Hmmm.. Interest directly!

Bertempat di Aula El-Fast Course, Jalan Kemuning, Tulung Rejo, Pare. Dengan pembicara pertama Ustadz Marendra Darwis, seorang penulis buku Kecanduan Sholat. Termulai dengan intermezzo yang menggelitik dengan pemilihan kata yang sangat ringan dan begitu talkative dan friendly.

Ustadz Darwis pun memulai dengan membacakan sepotong kalimat dari buku Kecanduan Sholat. Dengan kalimat pembuka semacam dialog terbacakan lucu dengan metode pembacaan yang ekspresif sangat sehingga tak akan habis tawa mendengarkan setiap kata yang beliau ucapkan namun sangat mengena pada kenyataannya. Lalu apa sebenarnya tujuan dari diadakannya pelatihan tentang Menjadi remaja yang kecanduan sholat?? Ustadz Darwis menjelaskan.

1. Agar kita tau tentang pentingnya sholat.
Kenapa seperti itu? Karena bila kita mengetahui manfaat dari suatu hal maka orang akan mencarinya. Seperti Sabda Nabi kita Muhammad Shollallahu’alaihi Wassalam.
“Andaikata orang-orang mengetahui betapa besar pahala sholat berjamaah di masjid, sesungguhnya orang-orang itu akan mendatanginya sekalipun dengan berjalan merangkak ke masjid.” (Abu Hurairah)

2. Kecanduan Sholat.
Seperti telah diketahui bila kecanduan atau addicted itu berarti ingin melakukan sesuatu dengan terus menerus. Seperti orang ketika kecanduan narkoba, mereka selalu ingin mengkonsumsinya karena telah timbul suatu ketergantungan. Dan dalam konteks pembahasan kali ini adalah menimbulkan ketergantungan kepada remaja tentang sholat.

3. Agar sholat kita seperti sholatnya Rasulullah Shollallahu’alaihi Wassalam.
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (Al-Ahzab : 21)

Kenapa kita harus Sholat? Jawabannya sangat sederhana, Karena kita adalah MANUSIA. Oleh Allah hanya manusia yang diberi wewenang mewarisi bumi, dan salah satu cara untuk mewarisi bumi adalah dengan sholat. Allah menciptakan manusia adalah untuk beribadah, dan salah satu ibadah yang dimaksudkan adalah sholat. Seperti firman-Nya pada surat Adz Dzariaat : 56

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.”
(Adz Dzariaat : 56)
Terceritakan sebuah hadist dari Aisyah R.A : Aisyah melihat kaki Rasulullah bengkak karena sholat dan setiap kali sholat Nabi Muhammad Shollallahu’alaihi wassalam selalu bercucuran airmata, lalu Aisyah pun bertanya, “Kenapa engkau melakukan seperti ini wahai Rasulullah, padahal Allah telah menjamin engkau masuk surga?” Rasul pun menjawab, “Apakah aku tidak boleh menjadi hamba Allah yang bersyukur dan mengingat segala nikmat dari Allah?”
Rasulullah yang Allah telah menjaminkan daripadanya surga, namun Rasul masih ingin menunjukkan rasa syukurnya kepada Allah dengan sungguh-sungguhnya. Sadarkah kita bahwa nikmat Allah kepada kita adalah sangat tak terbatas? Dari sebelum kita ada dan menjadi ada, Allah tealah me,berikan nikmat-Nya. Allah pun menyebutkan dalam kalimat pada sepanjang ayat dari surat Ar-Rahman-Nya dari ayat 13 hingga ayat 77, “Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (Ar-Rahman)

Kita mulanya tidak ada dan menjadi ada.

“Kami telah menciptakan kamu, maka mengapa kamu tidak membenarkan?” (Al Waaqi’ah : 57)

“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.” (Al Insaan : 2)

“Dan bahwasanya Dialah yang mematikan dan menghidupkan, dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita. Dari air mani, apabila dipancarkan.” (An Najm : 45-47)

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.” (Al ‘Alaq : 1-2)

“… Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. …”
(Az Zumar : 6)

“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” (At Tiin : 4)

Masihkah kita tidak mau bersyukur kepada Allah dengan sholat kepadanya? Hingga setiap kejadian ketika kita belum ada, ketika kita hanya masih berupa segumpal darah dalam rahim ibu yang berasal dari meleburnya sperma dalam ovum, ketika masih menjadi janin yang mulai sempurna organ-organnya, hingga kita dilahirkan didunia dengan bentuk yang paling sempurna diantara makhluk-makhluknya di dunia. Sungguh besar kekuasaan Allah atas segala sesuatu.
Adanya Kekuasaan di luar kekuasaan kita.

Bila saja kita mempunyai 10 cita-cita dan kita menghendaki semuanya tercapai, namun dalam kenyataannya apakah kesepuluh cita-cita itu akan terkabul semuanya? Tentunya ada 1 atau 2 yang tidak tercapai, nah disitulah letak Kekuasaan Yang Lain berperan. Ada suatu rencana yang lebih kuat dari rencana kita, yaitu rencana Allah.
Tujuannya adalah bukan karena kita tidak pantas mencapainya namun Allah merasa kita tidak membutuhkan yang kita cita-citakan, dan Allah adalah Yang Maha Mengetahui segalanya.

Dan bila kita meminta sesuatu hendak lah kita hanya meminta kepada Allah semata, dan bila kita meminta tidaklah langsung kita diberi namun ada proses yang membuat kita pantas untuk mendapatkannya. Oleh karena itu, dekati Allah sedekat-dekatnya melalui sholat. dan sedekat-dekatnya manusia dengan Allah ketika sholat adalah ketika sujud. Maka panjangkan waktu sujud dan berdoa lebih banyak dari padanya. Dengan percaya bila Allah akan mengabulkannya, dan juga men-Tauhid kan Allah, meng-Esa-kan Allah dalam segala-galanya.

Karena Allah sayang kita.

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Al Baqarah : 186)


Because life is short.

Kita harus selalu ingat bahwa hidup kita di dunia adalah tidak lah panjang, bahkan sangat singkat. Dan bila bicara tentang kematian, kematian bukan lah masalah usia, tua atau muda, sakit maupun sehat, namun semua adalah takdir dari Allah semata.

“Kami telah menentukan kematian di antara kamu dan Kami sekali-sekali tidak akan dapat dikalahkan,” (Al Waaqi’ah : 61)

Dan sekali pun, tidak ada barang seorang pun yang mengetahui tentang kapan seseorang akan kembali kepadanya, dan saya pribadi telah benar-benar menyaksikan bahwa manusia adalah milik Allah, dan raga ini adalah yang telah dititipi oleh ruh dari-Nya dan sewaktu-waktu, dalam keadaan apapun Allah bisa mengambilnya. Sholat lah sebelum engkau disholati.

Hikmah yang akan diperoleh dari Sholat.

– Pengaruh pada mental, akan muncul semacam sugesti, dorongan dari dalam diri agar selalu bersyukur kepada Allah dalam sholatnya. Karena sholat adalah merupakan sarana bagi kita untuk berdialog dengan Allah.
– Pengaruh pada fisik, bila kita sungguh-sungguh mempraktikkan sholat secara khusyu’ maka sholat dapat menjadi sarana olahraga yang menyehatkan, dan menurut penelitian, ketika pada sepertiga malam terakhir, hormon kortisol pada manusia, suatu hormon yang sangat penting dalam setiap sistem tubuh kita. Sholat lah maka kau akan sehat.
– Dekat dengan Sang Maha Kasih. Bila kita dekat dengan seseorang maka apapun yang kita butuhkan pasti akan diberikan, apalagi Allah yang memiliki segala sesuatu. Let’s be close to Him!!
– Jauhin kita dari maksiat. “Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar”. (Al ‘Ankabut : 45)
Naah, Allah telah menjelaskan dalam Kitab-Nya bahwa sholat adalah pencegah perbuatan keji dan mungkar. Tidak hanya itu, dosa-dosa kita pun akan terampuni oleh-Nya.
– Cita-cita akan terkabul. “Hanya bagi Allah-lah (hak mengabulkan) doa yang benar.” (Ar Ra’d : 14) Berusaha adalah wajib serta dibarengi dengan doa kepada Allah dalam sholat dengan sebaik-baiknya doa.

alhamdulillahirobbil’alamin..
may this post gives any benefit to you..
barakallah..

One thought on ““KRC” Menjadi Remaja yang Kecanduan Sholat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s