‘sepak bola’ bagian dari keajaiban peradaban manusia

Betapa ajaib sepak bola. Olahraga ini seperti memiliki seribu wajah yang ditatap oleh seribu wajah pula. Di beberapa tempat dia bermetamorfosis menjadi semacam agama baru. Hasil temuanku soal perempuan dan sepak bola memang hanya bisa dipertanggungjawabkan sebagai hipotesis-hipotesis saja, masih perlu diusut lebih jauh. Namun, sampai di sini aku merasa bahwa sepak bola bukan lah sekedar dua puluh dua orang lelaki ganteng kurang kerjaan, berlari lintang pukang, bertumburan tak keruan, demi memperebutkan sebuah bola.

Semua hal ada dalam sepak bola. Trompet memekakkan, kembang api yang ditembakkan, dan api suar yang dilambai-lambaikan dari atas pagar pembatas oleh lelaki kurus tak berbaju itu adalah perayaan kegembiraan. Bendera raksasa yang berkibar-kibar adalah psikologi. Mars penyemangat yang gegap gempita adalah seni. Orang-orang yang duduk di podium kehormatan-di tempat yang paling nyaman menonton bola-adalah politik, dan orang-orang berdasi yang sibuk dengan telepon genggamnya di belakang jajaran politisi itu adalah bisnis.

Lelaki kurus tadi, yang sehari-hari berdagang asong di gerbong kereta listrik Bogor-Jakarta, menabung lama demi membeli tiket menonton PSSI lalu berteriak mendukung PSSI sampai habis suaranya, hingga peluit panjang dibunyikan, adalah keikhlasan. Para pemain menunduk untuk berdoa adalah agama. Penjaga gawang memeluk tiang gawang sebelum bertanding adalah budaya. Ratusan moncong kamera yang membidik lapangan adalah sejarah. Ayah yang membawa anak-anak untuk menonton bola adalah cinta. Bocah-bocah SD Inpres di pinggiran Bekasi yang patungan untuk menyewa angkot, berdesak-desakan di dalam mobil omprengan demi mendukung PSSI adalah patriotisme. Catatan skor pada papan elektronik raksasa yang ditatap dengan perasaan senang yang meluap-luap atau kecemasan yang tak terperikan adalah sastra yang tak ada bandingnya. Menjadi penggila bola berarti menjadi bagian dari keajaiban peradaban manusia.

Sebelas Patriot
Andrea Hirata

sebelas patriot - Andrea Hirata

sebelas patriot - Andrea Hirata

SEBELAS PATRIOT
(Written and arranged by Andrea Hirata)

Oooooo eeeaaaeeoo 2x

Dari jauh kumelihat
Tak lepas kumemandang
11 patriot rapatkan barisan

Peluit berkumandang
Merah putih berkibar
Jantungku berdebar
Dadaku bergetar

Reff:
11 patriot 11 bintang
Garang menyerang Gagah bertahan
11 pahlawan 11 pemenang
Kalahkan lawan rebut kemenangan

# Oo aeoo, ooaeo
Indonesiaku ooaeo

2 thoughts on “‘sepak bola’ bagian dari keajaiban peradaban manusia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s