toast “Roti Bakar” Phenomenon.

toast “Roti Bakar” Phenomenon.

Bisa dibilang, ini semacam makanan kesukaan. Jajanan nomer 1 di sekitar kampus dalam versi saya. Entah kenapa, yang namanya roti bakar ini benar-benar sangat istimewa. Rasanya rotinya? Iya, enak sekali. Manisnya? Yep, sangat. Rasa topping nya? Berjuta rasa, yang paling favorite, coklat dan keju. Penjualnya? Sabar sekali, suka memandangnya. Hihii..

Berbagai asumsi saya tentang roti bakar, roti bakar mempunyai nilai gizi yang tinggi. Sependek pengetahuan saya, dari rotinya yang pastinya mengandung karbohidrat. Serta topping nya yang rasa strawberry, blueberry, melon, nanas, keju, kacang, coklat, dll. Yang mengandung vitamin pada rasa buahnya dan protein pada keju dan kacang. Serta selalu dibubuhi susu sebelum ditutup sempurna. Kalsium, pasti.

Cara pembuatannya pun sangatlah sederhana, dan saya pun sering membuat di rumah (walaupun saya hanya menggunakan Teflon sebagai alat pemanggang). Siapkan roti tawar, mentega untuk mengolesi permukaan roti agar tidak gosong ketika dibakar, siapkan toppingnya sesuai selera dan susu. Sesederhana itu.

Olesi roti dengan mentega ke seluruh permukaan kecuali satu bagian bawah, buka roti dan bubuhkan topping dan siram dengan susu. Tangkupkan roti dan panggang beberapa saat hingga permukaan kecoklatan dan topping berubah jadi lembut. Angkat. Tadaaaa!! Siap untuk dinikmati selagi panas.

Seperti itu yang ku perhatikan dari bapak-bapak yang jual roti bakar ini, dan harga setiap lembar tangkup roti bakar ini hanya Rp. 1000,- saja!!! Hanya ada di sini bukan. Sudah enak, nikmat, meleleh meluber dalam setiap gigitannya. Nyummmy!! Dan satu rahasia kecil, bapak penjual roti bakar ini adalah asli orang bandung dari dayeuh kolot. (nah loo, gimana tuh bacanya!)

Pak Roti Bakar

Pak Roti Bakar

Roti Bakar rasa coklat favorite kuu

Roti Bakar rasa coklat favorite kuu


Segala macam fenomenanya, roti bakar adalah jajanan terlezat di dunia versi saya.

5 thoughts on “toast “Roti Bakar” Phenomenon.

  1. euleuh euleuuuuuh si mamang penjualna teh urang dayeuh kolot geuningan atuh nya tebih pisan…
    ahaha. bingung kan bingung kan dek?

    daaayeeeeuuuuuh dek seperti peuyeum. e yang mendekati u.
    inget latihan pengucapan: laleur mapay areuy…kan?

    padahal sekilas sebelum usai baca seluruh, saya mau bilang: suatu saat adek harus saya ajak ke Bandung. menikmati kudapan ini di kota mana dia berasal.
    eeeh pas di akhir malahan disebutin si mamang penjualnya orang Bandung. hihi

  2. kak Maman : entah lah, ngiung-ngiung pisan euy.. hahaa..
    mamang itu sebutan untuk yang jual roti bakar begitu kah??
    lucu.. orangnya juga lucu, bersahaja banget penjualnya.. terlihat jelas dari wajahnya..
    yuuuuk..kapan-kapan ke bandung langsung maem roti bakar di sana nggeh kakak..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s