dua hari dalam cula satu

Ulang tahun, bagiku sebelum 3 tahun lalu adalah sebuah perayaan besar yang teradakan setiap tahunnya dalam hidup. Sebuah perayaan yang wajib termeriahkan setiap tahunnya dalam akhir bulan maret setiap tahunnya. Ulang tahun, selalu menjadi moment tiup lilin yang setiap tahunnya berganti dengan tambahan satu angka dalam penjumlahannya, sebuah moment dengan nyanyian panjang umur serta mulia yang dilagukan berulang-ulang dalam sekali pijaran lilin yang tak berapa harus padam ketika lagu usai dinyanyikan, peluk cium ayah ibu kakak, telpun nasehat dari negeri jiran yang selalu penuh dengan doa kebahagiaan, hadiah-hadiah yang entah kenapa ada perasaan menggilakan tersendiri ketika satu persatu membuka selotipe pembungkus kertas kado hadiah yang isinya selalu menjadikan surprise tersendiri dalam diri.

Entahlah, ulang tahun sebelum 3 tahun yang lalu adalah sebuah euforia yang terjadi salam setiap tahunnya, namun semuanya berubah tepat 3 tahun yang lalu. Ya, 3 tahun yang lalu, hingga aku tidak ingin lagi merayakan ulang tahun ku atau orang lain mengetahui jika aku berulang tahun. Dan aku kira, pada tahun ini dengan tema ulang tahun bercula satu, aku berhasil menyembunyikan acara annual ku ini dari teman-teman, namun ternyata tidak.

Jumat, 30 Maret 2012, 01.00 am.

Semenjak 3 tahun lalu, ulang tahun bagiku hanyalah semacam kontemplasi diri atas apa yang telah dijalani dan yang akan terjalani, sederhana saja, make a wish adalah suatu hal yang wajib walau itu tanpa pendaran lilin yang tertiup tepat setelah amin terucap. Yang ternyata, keinginan ku tetap sama, “ya Allah, sembuhkan ibuku, sembuhkan ibuku, sembuhkan ibuku.” Tidak doa apapun, hanya itu, yang setelahnya ku-amin-i dalam hati dengan tulus.

Pagi hari, hari jumat yang itu berarti hanya jam 1,2 saja aku harus kuliah, setelahnya adalah kajian hingga siang hari, yang setelahnya aku harus pergi pijat karena kesleo karena got a little accident yesterday, dan menjelang senja terdapat sebuah pertemuan dengan mbak-mbak cantik HCK untuk membicakan agenda pengajian perdana HCK.

Kuliah, aman jaya sentosa, hanya beberapa teman dekat yang mengetahui ulang tahun ku dengan yang teristimewa, cintooo nainaa dengan angry bird dan pita kuningnya, terima kasih cintoooo!! Kajian, hanya beberapa teman yang usil menyanyikan lagu happy birthday terus menerus, yang ternyata aman, tak banyak yang tau namun sebenarnya mereka sedang banyak tau dan sedang menyimpan planning kejam untuk ku. Dan, ketika ngumpul bersama dengan mbak-mbak cantik HCK mereka serentak mengucapkan selamat ulang tahun untuk ku, terima kasih mbak-mbak cantik.

Tanggal 30 Maret terlampaui dengan damai, namun tak damai untuk tanggal selanjutnya.

Terprakarsai oleh si bang Zen, Faiz, mas Sir, Umee, Amel, Bunda dan Barok, yang kala itu si cinto nainaa masih berkutat dengan jadwal kuliahnya. Dengan mengusung tema acara rapat evaluasi kajian, kami pun berkumpul di sebuah tempat sejuk nan asri yang ternyata semakin lama suasana semakin memanas yang ternyata aku sebagai tersangka utama dan sasaran kesalahan dari pengurus. Lucunya, aku tak sadar kalau sedang dikerjai habis-habisan oleh mereka hingga ketika mengetahui aku sedang dikerjai dan akan diceburkan di kolam aku pun menangis sejadi-jadinya, ditambah lagi mengetahui kalau acara ini khusus diadakan oleh teman-teman untuk merayakan ulang tahun ku, bertambahlah tangis ku hingga sejadi-jadinya dan tak bisa berhenti karena sungguh terharu sangat.

Setelah puas menangis-nangis yang ketika pada saat yang sama teman-teman malah tertawa terbahak karena sungguh benar-benar berhasil membuatku menangis dengan dalih mereka tidak pernah melihatku bersedih dan selalu ceria harus dibuat menangis ketika ulang tahun. Dasaaaar!!

Kejutan selanjutnya, si cintooo nainaa, ingin bermalam di tempatku, yang aku tidak ada pikiran curiga apapun tentang hal itu. Yaah, sekedar bermalam karena selama ini aku sering bersiang di tempatnya jadi tak culik saja yang tidak kuantarkan pulang namun kuculik kubawa ke rumah. Sungguh, tidak ada pikiran macam apapun dibalik maunya dia kuculik ke rumah.

06.20 pm

Dengan riuh ramainya keponakan kruncil yang nakalnya extraordinary aku dan nainaa berkutat dengan lp kami masing-masing hingga buyarlah kutatan kami dengan adanya ketokan pintu depan rumah. Ternyata yang datang adalah si Zainudin dan si Faiz. Bukan sebuah kejutan memang karena sebelumnya sudah terkatakan bila ingin ke mampir ke rumah ketika malam. Namun ada yang aneh, si Faiz masih berdiam diri di pagar pintu rumah dan tak mau masuk ke dalam. Tapi sungguh, aku tak ada curiga sedikit pun dengan kejutan yang telah mereka rencanakan karena memang, mereka berdua memang asli orang-orang usil yang rasanya ada yang kurang bila tidak mengusiliku.

Tak ada curiga, tak ada pikiran sama sekali akan teradakannya kejutan kedua, yang kala itu faiz dan si nainaa tak kunjung masuk rumah. Aku berpikir, mungkin mereka sedang saling jahil begitu saja. Ternyata secara mengejutkan si nainaa masuk dengan sebuah benda yang terdapat dua sinar di atasnya dibarengi dengan lagu happy birthday yang dari padanya aku terkejut sekejut-kejutnya dengan sungguh tidak percaya hingga sebuah kesimpulan yang membuatku speechless seketika, ternyata ide acara kejutan malam itu adalah ide dari mas wildan yang ia nya tak dapat datang karena harus mengikuti study banding ke beberapa universitas di Bandung.

Alhamdulillah ya Allah, tak mengira dalam dua hari perjalanan hidup baru dengan cula satu akan berjalan dengan sejuta kenangan yang tak mungkin terlupakan seperti ini, semuanya nyaris sempurna hingga tak ada kalimat lain yang terkata selain terima kasih tiada tara.

kejutaaaaaaaaaan

kejutaaaaaaaaaan

bersama nainaa

bersama nainaa

Terima kasih kepada Allah yang ternyata masih memantaskan aku mendapatkan jatah usia hingga sampai pada detik di akhir bulan Maret.

Terima kasih kepada Ayah dan Ibu atas segalanya upayanya dari aku yang tak berarti apapun hingga aku bisa menjadi sangat berarti di dunia ini.

Terima kasih untuk teman-teman yang tak dapat tersebutkan satu-satu atas segala semangat, yang mereka adalah inspirator nyata dalam hidup dengan rengkuhan kekeluargaan yang sangat erat.

Terima kasih juga untuk seseorang yang sungguh aku tak tau caramu dalam mencintaiku, yang masih samar kehadiranmu nantinya, yang masih menjadi rahasia Allah segalanya namun patut untuk mengikhtiarkan segalanya.

Sungguh, aku speechless dengan 2 hari yang telah aku lewati dengan usia baru yang itu berarti berkurang juga jatah hidupku, yang daripadanya aku akan berusaha bahwa sisa jatah hidupku di dunia akan memberi kemanfaatan bagi segala makhluk, amiin ya Allah..

2 thoughts on “dua hari dalam cula satu

  1. Salam blogger muda…
    haha.. q g sempet baca tapi komen dulu boleh ya..
    makin bagus nj blognya… tapi kurang atraktif sicH.. dikasih emoticon emoticon yg unyu-unyu biar lebih seru ;D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s