musim selalu berganti ketika Ramadhan tiba

Angin kemarau, selalu membawa melankoli tersendiri pada diri akan suatu masa. Hari hujan, hawa panas yang menguap, angin kering yang bertiup, panas matahari yang terik, aaah, setiap musim selalu pandai dalam menyimpan perasaan dan menyelipkan kerinduan dalam setiap perjumpaan musim selanjutnya dan selanjutnya.

Seperti saat ini, musim kemarau, yaa itulah musim yang pada hakekatnya musim panas namun tetap membawa hawa dingin yang mampu memeluk hingga dalamnya tulang. Aku kira benar bahwa Allah adalah Maha Adil yang Ia selalu menciptakan sebuah balance di bumi-Nya untuk seluruh ciptaan-Nya.

Kemarau – Hujan.

Panas – Dingin.

Kau – Aku.

Pertemuan – Perpisahan.

Nah, berbicara tentang pertemuan, yaa, aku suka dengan kata ini, yang selalu membawa euphoria menyenangkan, dan bila itu harus menyebalkan pasti akan menajdi sebuah kenangan tesendiri di kemudian harinya. Dan Alhamdulillah, kurang beberapa saat lagi aku diijinkan Allah untuk bertemu dengan bulan-Nya yang suci.

Ramadhan.

Seperti telah ada sebuah rahasia kecil dari-Nya tentang aku dan dia, kata ayah, pertama kali Allah mengijinkanku untuk melihat dunia juga dalam pertengahan bulan ramadhan. Hingga setiap bertemu dengannya lagi selama ini, selalu hati menyambut gembira hingga mampu membuat jiwa raga menari-nari bahagia karenanya. Seperti bertemu sahabat lama yang paling terkasih.

Selalu bila ia tiba, aku ceritakan segalanya tentang hidupku dalam penantian akan datangnya kembali dirinya.

Selalu bila ia tiba, akan kuajak dia untuk mendekat dan lebih dekat dengan Yang mempertemukan aku dan dia.

Selalu ketika ia tiba, perasaan selalu akan tenang dan tak ada kata lelah dalam mendekat dengan-Nya karena ia selalu merengkuh semangatku karena keberadaan singkat yang ia miliki yang tak bisa lebih dari 30 hari dan belum tentu pula tahun selanjutnya akan dapat bertemu kembali.

Selalu ketika ia tiba, aku pun menangis haru karena masih bisa bertemu dengannya yang masih juga bersama keluarga yang lengkap, ayah, ibu dan keluarga yang bahagia.

Selalu saat ia tiba, aku pun menangis sedih jua, karena telah 3 kali ini dalam pertemuan dengannya aku masih diuji untuk melihat ibunda yang masih duduk di kursi rodanya.

Selalu saat ia tiba, aku pun mengajaknya untuk khusyuk meminta kepada-Nya kebarakahan dalam semuanya. Barakah untuk hidup ayah, barakah untuk kesembuhan ibu, dan barakah untuk semuanya.

Aah, biarlah segala cerita cukup sampai disitu.

Namun selalu lucu, dalam setiap perjumpaan dengan mu yang kutemukan akan berbeda musim disetiap perjumpaan. Aku masih bisa mengingat dengan jelas, sewaktu kecil ku jumpai ramadhan dalam musim yang berbeda dengan sekarang, penghujan, yang dari padanya bila aku lupa tak membawa payung maka sajadah pun kujadikan sebagai tudung hujan pengantarku hingga ke rumah. banyak laron-laron berterbangan disana-sini menciptakan imajinasi hebat dalam diri.

Sekarang dan beberapa perjumpaan dengan mu yang telah lalu, musim pun telah berganti. Namun ramadhan tetaplah ramadhan yang selalu dirindukan setiap insan muslim di dunia.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
O you who have believed, decreed upon you is fasting as it was decreed upon those before you that you may become righteous (Al- Baqarah : 183)

Marhaban Yaa Ramadhan..

4 thoughts on “musim selalu berganti ketika Ramadhan tiba

  1. senang sekali membaca ceritamu ini mangenai pertemuanmu dengan bulan.kelahiranmu uang penuh barokah ini…
    dan mudah-mudahan diberikan kesembuhan terhadap ibunda agar bisa pulih kembali kesehatannya…
    tetap semangat ya dan jangan lupa berdo’a…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s