“blusukan w/ PASAK” Candi Tegowangi

Candi Tegowangi, Kediri

Candi Tegowangi, Kediri

Candi Tegowangi, sebuah candi peninggalan kerajaan Majapahit yang terletak di desa Tegowangi, Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri. Hmmm, pertama kali saya ke Candi ini adalah ketika ada event international dance festival, Javanese dancework dalam 3rd arts island festival yang sungguh memukau ketika malam hari. Dan, beberapa waktu yang lalu saya mendapat kesempatan untuk mengunjunginya lagi bersama arek-arek PASAK (PelestArian Sejarah dan budayA Khadiri) yang mendapat tamu istimewa dari Bol Brutu (Gerombolan Pemburu Batu) asal Surabaya, yang Candi Tegowangi menjadi destinasi pertama blusukan ketika itu.

Dalam buku Tafsir Sejarah Negarakretagama, yang kebetulan sedang kupinjam bukunya dari Perpustakaan menjelaskan, Pada zaman Majapahit terdapat 2 candi yang dihias dengan relief cerita wayang dari Mahabarata, yakni candi Tegowangi dan candi Sukuh di kaki Gunung Lawu, yakni berhiaskan dengan relief Sudamala, yang dalam pewayangan cerita sudamala biasa digunakan untuk meruwat. Candi Tegowangi dibangun oleh Rajasawardhana pada tahun 1358. Untuk lebih jelasnya tentang Candi ini, bisa meng-click DISINI.

Candi Tegowangi

Candi Tegowangi

pelataran Tegowangi

pelataran Tegowangi

Relief bagian timur Candi Tegowangi

Relief bagian timur Candi Tegowangi

"yoni" Candi Tegowangi

“yoni” Candi Tegowangi

bebatuan Candi Tegowangi yang belum berhasil direkonstruksi

bebatuan Candi Tegowangi yang belum berhasil direkonstruksi

relief pikulan Candi Tegowangi

relief pikulan Candi Tegowangi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s