Bus, setelah 1995

Tau bagaimana rasanya melakukan sesuatu setelah sekian lama tak melakukannya??

takut iya, berdebar iya, was-was iya, aah segala negative feeling seperti byuur jadi satu jatuh dri langit bagai hujan awal november menghujani diri.. yaah, disanalah aku, di dalam bus puspa indah tujuan kediri-malang yg sekian lama kuhindari karena yaah, kata orang less safety, dan juga pengalaman kecelakaanku pertama kali ya karena bus ini.. Kata temen2, dalam hal naik motor, aku saingan berat falentino rossi, hahaa..tapi sungguh dalam setiap ngebutku selalu ku buat perhitungan jadi insyaAllah akan aman-aman saja dan memang sejauh ini aman, alhamdulillah..

But, my worries was disappear up!! masuk bus, aah, not bad lah.. Dibanding bayanganku sebelumnya yang ketika naik bus puspa indah, bau rokok, bau keringat, bau tahi ayam, bau muntah orang-orang, dan orang mendengkur dimana-mana sambil sesekali menggedukkan kepala mereka ke kaca jendela. Eww, that’s not all that way apparently!!

Suasananya sama seperti naik bus kemana pun itu, namun ternyata lebih sejuk karena yaah udara malang begitu menyejukkan dan breathtaking view banget dengan hijau alamnya. Kalau boleh jujur, terakhir kali naik bus puspa indah ke malang ketika tahun 1995 yang kala itu aku masih digendong jarik sama ibuk tapi masih sangat jelas sekali horrible-nya perjalanan kediri-malang.

Hujan disepanjang jalan, dan payahnya, aku yang memang ketika kecil begitu mudah rewel (tapi alhamdulillah banget punya orang tua yang sabar ngadepin sifatku, peluk cium bapak emak) ketika dipertengahan jalan aku kebelet buang air dan terpaksa bus berhenti dan sang kondektur memayungiku untuk buang air, hahaa..masyaAllah..sebelum berangkat sempat flash backing sama Bapak tentang itu dan Bapak langsung ketawa jenaka, huehue.. Oiya, tahun 1995 ke malang sekeluarga untuk mengunjungi mas ku yang sedang menempuh study D3 STAN di malang. Dan hari ini, naik bus ke Malang dengan tujuan bertemu dengan penulis Novel 9 Summers 10 Autumns kak Iwan Setyawan. Hmm, insyaAllah cerita meet and greet-nya besok saja.

aah, intinya sungguh, not scary as in my mind and quite good being in Malang bus.

One thought on “Bus, setelah 1995

  1. Pingback: Sharing and Empowering “9 Summers 10 Autumns” w/ Iwan Setyawan | we wee world

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s