Sharing and Empowering “9 Summers 10 Autumns” w/ Iwan Setyawan

Alhamdulillah, 99 resolusi 2013-ku sudah tercoret satu!! Termulai dengan suka menuliskan doa ketika pergantian malam tahun baru, dan beberapa tahun terakhir istilahnya ganti menjadi lebih keren yaitu resolusi. Salah satu dari resolusi 2013-ku adalah bertemu langsung dengan salah satu well-known author, dan waaa, i just did it yesterday!!

Berawal dari nge-tweet inpirasi after reading ” 9 Summers 10 Autumns“, kala itu aku ngetweet

“Seterbatas apapun diri kita, dg kekuatan cinta keluarga, semuanya akan tampak tak terbatas.. #9S10ASharingMLG | by : @tiwwiDy”

setelah menunggu beberapa hari akhirnya jumat sore semua tweet inspirasi di mention oleh admin @9Summers10AutumnsTheMovie (yang ternyata adminnya mbak cantik bernama mbak Satya), yang di-mention adalah calon tweepers yang diundang dalam Sharing dan Empowering bareng kak Iwan Setyawan di Malang. Dan akhirnya, dapat DM yang menyatakan aku terpilih menjadi 1 dari chosen people di acara Sharing dan Empowering with Iwan Setyawan!! waaa, i couldn’t be happier!!

Invitation Message from @9S10ATheMovie

Invitation Message from @9S10ATheMovie

Sesegera mungkin send message my sister, yang beberapa hari sebelumnya juga kuajak ikut serta nge-tweet inspirasi dan check DM ternyata dia jg kepilih, waa, emang dari kecil bersama terus dan tak akan terpisahkan selamanya, uhuuk!! Langsung lah kurencanakan perjalana Kediri-Malang dan lain-lain dengannya yang memang sudah berada di Malang. Dan akhirnya, Minggu 20 Januari 2013 aku berangkat ke Malang dengan cerita Bus, setelah 1995-ku yang sebenarnya belum finish kuceritakan semua. Skip saja, sekitar pukul 11.30 am aku pun sampai di Malang dan istirahat sebentar di kost-an my sister langsung 02.30 pm cuus ke Coffee Time Cafe depan kampus UMM.

Sesampainya disana masih sepi dan ketika ingin masuk ke dalam langkah pun terhenti melihat sosok yang dua buku-nya sedang kutenteng di tas ransel SMP-ku. Aku dan Silvi pun bergegas mencari toilet, because we didn’t know what should we do!! Excited ndak jelas begitulah, dan lagi ketemu produser film-nya di toilet, aah tambah ndak jelas. Hehee.. Then kami pun dipersilakan untuk duduk oleh Mas Iwan Setyawan langsung!! Kami pun salaman lalu dengan ekspresi seperti ketemu artis Mas Iwan pun berkata pada kami, “Terima kasih yaa sudah datang..” Loh, ini yang artis siapa yaa?? hahaa.. aku dan silvi hanya bisa bengong, entahlah..

Sharing and Empowering Iwan Setyawan

Sharing and Empowering Iwan Setyawan

Orang demi orang berdatangan seiring hujan diluar semakin melebat. Acara pun dibuka langsung oleh Mas Iwan Setyawan, sharing tentang perjalanan hidup, ketika awal mula muncul keraguan ketika menulis buku hingga akhirnya dapat menginpirasi orang banyak. Keraguan muncul ketika awal mula menulis buku 9 Summers 10 Autumns, dan ketika Mas Iwan bertemu dengan Bang @Fuadi1, beliau menyarankan untuk menerbitkan novelnya namun Mas Iwan ragu akhirnya ketika bercerita kepada ibuk-nya, ibuknya berkata, “Hidup kita yaa seperti ini, diterbitkan atau tidak cerita hidup kita ya begini adanya..” kurang lebih begitulah, sedikit lupa dengan kalimat lengkapnya. Lalu diterbitkanlah di Gramedia Pustaka Utama seperti saran bang @fuadi1 yang akhirnya sekarang menjadi best seller Indonesia.

Setelah menjadi best seller otomatis Iwan Setyawan menjadi well-known author dan ada beberapa cerita menarik tentang hal itu yang diceritakan oleh beliau, salah satunya, ketika itu Mas Iwan naik Bus di Jakarta, duduk di kursi panjang paling belakang. Disebelahnya ada seseorang membaca buku 9 Summers 10 Autumns, lalu dengan “PeDe”-nya mas Iwan berkata, “eh, itu buku saya, saya yang nulis, boleh minta fotonya??” Hahaa, sontak seisi ruangan Coffee Time Cafe tertawa karena yaa kebalik, harusnya si pembaca itu yang minta foto atau tanda tangan penulisnya, lah, ini malah penulisnya yang Excited!! Hahaa, itulah keunikan yang dimiliki Iwan setyawan yang tidak dimiliki penulis lain. Saluut!!

Eh iya, sewaktu pulang perjalanan Malang-Kediri, dalam bus Puspsa Indah aku bertemu dengan pembaca 9 Summers 10 Autumns, ndak sengaja pas noleh kebelakang lihat penumpang lain, aku melihat ada mas-mas bawa buku 9 Summers 10 Autumns lalu mas itu kuberi pembatas buku yang ketika acara sharing diberi lumayan banyak sekitar 10-an, ada yang mau minta?? karena ingat cerita mas Iwan pas ketemu pembaca bukunya di bus dan difoto, aku pun juga lantas meminta foto dari mas yang akhirnya kuketahui namanya mas Ikhlas H. Siregar. Dan ini tweet ketika ku’pamer’kan fotonya ke mas Iwan Setyawan.

This is just so sweet!! RT @tiwwiDy ketemu pembaca 9S10A dBus Mlg-Kdr, mas @IkhlasHS, jd ingat cerita kak Iwan9S10A pas dBus minta foto pembaca novelnya.. pic.twitter.com/a3xIqI0R

Iwan Setyawan's Novel

Iwan Setyawan’s Novel

Dari menulis cerita hidupnya dalam novel 9 Summers 10 Autumns, Iwan Setyawan mendapatkan cerita hidup lain yang hampir sama dengan perjalanan hidupnya yang bermula dari anak supir angkot menjadi seorang New Yorker. Suatu ketika, Mas Iwan mendapatkan email dari seseorang yang bercerita bahwa dia juga hanya seorang anak supir angkot yang sebentar lagi akan menempuh study di Amerika, dan seseorang itu berjanji kepada Mas Iwan setyawan akan berfoto dengan Buku “9 Summers 10 Autumns” dengan background patung liberty!! Subhanallah..

Setelah beberapa menit Sharing dan Empowering dengan kata-katanya yang menginspirasi, tibalah saatnya untuk satu persatu dari keluarga Apel untuk berkenalan dan memberikan inspirasi singkatnya tentang 9 Summers 10 Autumns. Dan ketika my turn, aku ceritakan tentang betapa beruntungnya aku dari awal mula bertemu dengan “9 Summers 10 Autumns” yang buku itu juga hadiah dari Kick Andy Show, lalu beruntung lagi karena bisa juara 1 dalam lomba foto yang diadakan oleh “9 Summers 10 Autumns”, dan sekarang bertemu, bersebelahan, dan berbicara langsung di depan penulisnya.

Eh iya, sebelum itu Keluarga Apel Malang (sebutan baru untuk kami yang dapat invitation kemarin) mendapatkan kejutan yaitu untuk pertama kalinya di Indonesia, official teaser 9 Summers 10 Autumns dipertontonkan dan memang sengaja dibuat khusus untuk keluarga Apel Malang. Waaa, merasa beruntung lagi, dan Mas Iwan pun berkata Teaser ini belum ada di Youtube, and Keluarga Apel Malang adalah Penonto Pertama di Indonesia. Wuuuhuuuu..

teaser & Trailer 9 Summer 10 Autumns The Movie

teaser & Trailer 9 Summer 10 Autumns The Movie

Subhanallah, padahal masih teaser-nya aja udah bener-bener bikin merinding, mata berkaca-kaca dan ingin mewek rasanya, tapi beneran baguus banget!! Acara dilanjut dengan greeting dari Ayah-nya Shafil, seorang anak Batu yang memerankan Iwan kecil, dilanjut lagi dengan Produser “9 Summers 10 Autumns” dengan kata-katanya yang masih kuingat “9 Summers 10 Autumns kami buat sebagai film yang mengutamakan cinta dan kebersamaan, dan kalau film ini bisa sukses itu adalah bonus besar buat kami..” Ditengah greeting-nya, Mas Producer yang pernah menjadi news anchor di RCTI ini pun memanggil Shafil dan dek Khayana untuk kedepan berkenalan walaupun malu-malu tapi lucuu.

Lewat pukul 04.00 pm, Sang Producer berkata akan memutarkan sedikit film “9 Summers 10 Autumns” yang sekarang sebenarnya masih proses editing, dan yang akan diputarkan adalah film yang belum finish editing dan Keluarga Apel adalah penonton pertama, sangat pertama dari film “9 Summers 10 Autumns”. Keluarga Apel pun bersorak sambil bertepuk tangan, dan berkali-kalinya aku merasa begitu sangat sangat sangat beruntung.

Foto bareng Mas Edwin, Producer 9 Summers 10 Autumns the movie, Shafil dan Dek Kayana

Foto bareng Mas Edwin, Producer 9 Summers 10 Autumns the movie, Shafil dan Dek Kayana

Film pun dimulai dengan Ikhsan Tarore, pemeran Iwan Setyawan dewasa dengan setting tempat di New York dan mulai menceritakan kisah hidupnya di Batu, Malang. Aah, untuk lebih lengkapnya tonton film “9 Summers 10 Autumns” di bulan April 2013 mendatang. Sungguh, walaupun hanya masih beberapa menit saja diputar, but i guarantee this movie will be good even will be one of Box Office Movie!! aamiin.. Dan kami pun diputarkan dari awal hingga Iwan Kecil berada di dalam ruang kelasnya.

Setelah sedikit mewek melihat “9 Summers 10 Autums The original Movie” Mas Iwan pun memberikan sebuah program untuk keluarga Apel, agar setelah keluar dari ruangan ini hidup akan berubah dan tidak hanya begitu-begitu saja. Program ini bernama #OneMonthChallenge yaitu tweeting tentang hal apa yang ingin dan harus dilakukan selama satu bulan kedepan, 30 hari saja, dan selama 30 hari kita beneran struggle untuk melakukannya dan lihat setelah 30 hari mendatang akan merasakan sebuah kepuasan while breathing saying, yeah I DID IT!! Jadi semacam target diri selama 30 hari, but this is something not to be serious and make it fun but see the result. Dan kemarin aku nge-tweet untuk One Month Challege-ku yaitu “#OneMonthChallenge at least once a week go swimming.. something simple but refreshing mind.. wanna come kak @Iwan9S10A??🙂

"9 Summer 10 Autumns", "Ibuk", "Melankoli Kota Batu"

“9 Summer 10 Autumns”, “Ibuk”, “Melankoli Kota Batu”

Book Signing by Iwan Setyawan

Book Signing by Iwan Setyawan

foto bareng "9 Summers 10 Autumns" author.. Iwan Setyawan

foto bareng “9 Summers 10 Autumns” author.. Iwan Setyawan

Aah, tak terasa waktu sudah menunjukkan 04.30 pm lebih dan acarapun berakhir dengan foto bersama keluarga apel dan book signing oleh penulisnya langsung Iwan Setyawan. Waa, sebenarnya tak ingin pulang, namun rumah selalu adalah tempat terbaik untuk beristirahat. Dan berikut adalah quotes yang kudapat dari Sharing and Empowering with Keluarga Apel Malang.

Keluarga Apel Malang

Keluarga Apel Malang

Start from now, don’t ask our parents to understand us. Actually, it’s we that should understand our parents.. – @Iwan9S10A

Kalau cuma kaya materi, itu biasa-biasa aja.. Kaya intelektual itu baru luar biasa.. – @Iwan9S10A

Tidak ada yg salah dgn galau.. Silahkan kamu galau maksimal, tetapi ciptakanlah suatu kilau dari hal galau itu.. – @Iwan9S10A

Galau is something wrong with our life, and something need to be fixed.. – @Iwan9S10A

Hidup ini tidak mudah tapi perjuangan-lah yang akan membuat hidup kita indah.. – @Iwan9S10A

Anak-anak muda di Batu, Malang tidak ada bedanya dengan anak muda di New York. Sama-sama bisa menggali kekayaan intelektual.. – @Iwan9S10A

“Life’s too short to be afraid of..” – @Iwan9S10A

The best motivator for us is our selves.. – @Iwan9S10A

2 thoughts on “Sharing and Empowering “9 Summers 10 Autumns” w/ Iwan Setyawan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s