cerita popcorn gula-gula pekat manis terbang

i love everything about my family

i love everything about my family

email cerita inspirasi Iwan Setyawan

email cerita inspirasi Iwan Setyawan

Membaca pesan email dari Mas Iwan Setyawan tersebut membuat otak saya tersentak dan dikembalikan menuju ke sebuah masa dimana aku masih menjadi seorang bocah kecil yang manja dan menjengkelkan dengan perawakan wajah hitam tapi manis. Sebuah masa penuh kenangan yang jika aku mempunyai kesempatan untuk memilih hidup lama di suatu masa aku akan memilih hidup di masa kecilku.

Mungkin ceritaku agak berbeda dengan cerita keluarga dalam 9 summers 10 autumns dan Ibuk, sebuah cerita perjuangan keluarga di setiap harinya. Sungguh, sebenarnya keluargaku juga pernah mengalami cerita hidup yang sama dengan keluarga Bayek, dimana ketika tenggat waktu bayar SPP Mas ku yang pertama sudah datang namun gaji Bapak yang hanya seorang Guru tidak tetap (GTT) menipis, maka Ibuk harus ke pasar menjual jagung dan hasil sawah lain yang didapat oleh bapak dari sawah karena Bapak juga seorang petani. Namun ternyata, Allah memberikanku cerita hidup yang berbeda.

Kami ber-enam, Bapak dan Ibuk, Mas pertama, Mas kedua, Mbak, dan Aku. Sungguh, keluargaku adalah sempurna. 3 laki-laki dan 3 perempuan dalam satu rumah. Namun tak semeriah kehidupan keluarga mas Bayek yang anak-anak Ibuk tumbuh dewasa dalam usia sebaya. Aku terlahir bungsu kuncrit, saat Bapak sudah berusia 55 tahun dengan jarak dengan kakak pertama 21 tahun dan Mbak tepat diatasku 9 tahun, jadi ketika masa kanak-kanak-ku mereka sudah dewasa. Jadilah timbul sebuah cerita tentang adek yang menjengkelkan dan kakak-kakak yang suka menjahili.

Banyak cerita yang masih kuingat, salah satunya sudah pernah kutulis sebelumnya tentang nama ejekan unik yang kakak-kakak-ku berika untuk-ku yaitu Samala Kacrut, yang terkadang hingga sekarang pun aku masih sering dipanggil Mala atau Kacrut sebagai panggilan. Entahlah, darimana mereka mendapatkan dua kata ajaib tersebut yang dulu aku selalu jengkel ketika mendengarkannya, namun sekarang menurutku dua kata itu adalah dua kata cinta dari kakak-kakak-ku.

Cerita lain, kami sekeluarga mempunyai waktu khusus untuk saling duduk bersama menceritakan hal-hal yang perlu diceritakan dalam keseharian yaitu waktu setelah sholat maghrib di ruang keluarga sambil nonton TV atau film pada hari weekend. Terdapat sebuah tradisi dalam nonton bareng kami yaitu membeli popcorn dengan rasa berbeda disetiap minggunya. Cerita lucu pun hadir dalam setiap hambar dan manis disetiap kunyahan popcorn kami.

Kala itu, kebiasaanku adalah aku selalu memilih popcorn yang tak banyak gula-gulanya untuk kumakan dulu dan menyimpan popcorn dengan gula-gula yang banyak untuk selanjutnya dimakan setelah semuanya habis. Tujuannya adalah mengiming-iming kedua kakak-ku dengan warna hijau pekat manis pada popcorn ketika milik mereka sudah habis semua. Berkali iming-iming itu berhasil dan membuat mereka harus menggerakkan kerongkongan untuk hanya sekedar membayangkan betapa enaknya setiap gigitan terakhir dari popcorn dengan gula-gula yang manis itu. Dan pada suatu ketika, salah satu kakak-ku mempunyai rencana popcorn terbang untukku. Seperti biasa, aku mengumpulkan popcorn dengan gula-gula pekat manis dalam mangkuk kecil yang kugenggam sambil menikmati film yang diputar, sebelahku adalah kakak keduaku yang tiba-tiba mengitung 1 2 3 dan mangkuk yang aku pegang dihentak keatas sehingga popcorn dengan gula-gula pekat manis terbang berhamburan kemana-mana. Aku dan kedua kakak-ku segera berebutan mengambili popcorn dengan gula-gula pekat manis sambil tertawa tak mau tersaingi. Hahaa..

Sungguh, masa kanak-kanak mungkin menjadi masa yang paling precious dalam hidup seseorang, dan itulah yang terjadi dalam hidupku

and I’ll present the warmness family love to my future family just like what my parents did to their kids, even more.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s