I Love Aceh Story, enchantment of Aceh

Setelah terjangan tsunami maha dasyat pada 2004 lalu, hal pertama yang terlintas untuk menggambarkan Aceh adalah sebuah daerah yang porak poranda, namun keajaiban Allah atas tanah serambi mekah ini ternyata sungguh luar biasa.. – Tutut Indah Widyawati

Aceh yang kutahu sejauh ini, adalah laksana Serambi Mekkah. Serambi Mekkah yang dulu dilanda konflik disintegrasi bangsa, yang seketika lumpuh saat terkena terjangan tsunami delapan tahun silam. Namun beberapa tahun terakhir aku mulai mengenal Aceh sebagai sebuah provinsi yang penuh dengan pesona bukan hanya pada sisi religiusitasnya saja namun juga wisata, budaya dan kulinernya. Yaa, aku mulai mengenal Aceh semenjak kakak-ku, Maman Abdurrahman, yang dipindah tugaskan di Langsa sering menceritakan banyak hal tentang pesona Aceh dan sering mengirimkan dokumentasi-dokumentasi tentang perjalan wisatanya, mulai dari keajaiban Masjid Baiturrahman Aceh yang menjadi satu-satunya bangunan yang masih berdiri disaat semua hancur oleh tsunami, Pantai Lhok Nga yang menjadi shooting film Delisa, Pantai Lampuuk dengan ombaknya yang tenang, Birunya Pantai Iboih dengan Pulau Rubainya, tugu Kilometer 0 Indonesia di Sabang, aah, semua cerita itu membuatku ingin menjadi saksi hidup recovery daerah Aceh setelah tsunami delapan tahun yang lalu.

Berawal dari iseng mem-follow akun twitter @ILoveAceh untuk meng-update segala hal tentang Aceh dan menemukan blog-nya iloveaceh.blog.com aku mengetahui lomba “I Love Aceh Story” yang diselenggarakan sehubungan dengan acara Tahun Kunjungan Wisata atau Visit Aceh 2013 yang bertujuan mengenalkan Aceh lewat media blog yang sekarang berkembang dengan pesat. Waa, I directly take my interest for join karena ingin sekali membuktikan sendiri cerita-cerita hebat dari Tanah Rencong dengan kedua mata ku.

I Love Aceh Story 2013

I Love Aceh Story 2013

Pengalaman yang dialami sendiri akan lebih bermakna bila dibagikan kepada orang lain dan akhirnya mereka terkesan. @tiwwiDy

Kalimat itulah selama ini yang mendasariku menulis di blog, dan juga karena kakak-ku sering berbagi cerita tentang Aceh hingga aku terkesan.

Cerita yang paling membuatku terkesan adalah cerita tentang Masjid Baiturrahman ketika adzan subuh berkumandang. Ribuan burung serta merta berhamburan terbang dari atap Masjid sehingga seketika itu juga langit tampak bertaburan dengan kelepak burung. Aah, sudah pasti sangat indah sekali.

Masjid Baiturrahman, Banda Aceh

Masjid Baiturrahman, Banda Aceh

Masjid Baiturrahman night view

Masjid Baiturrahman night view

Cerita lain datang dari pulau ujung Indonesia, Pulau We, yang lebih dikenal dengan Sabangnya. Kata kakakku, disana terdapat Pantai Iboih, sebuah pantai yang menyuguhkan warna laut yang biru dan hijau disaat yang bersamaan. Untuk menuju Pulau We dapat diakses dengan naik kapal cepat Rp. 60.000 atau kapal besar/ferry Rp. 20.000 dari Pelabuhan Ulee Lheue menuju Pelabuhan Balohan.

Pesona Pantai Iboih, Sabang

Pesona Pantai Iboih, Sabang

Pantai Lampu'uk, Lhok Nga

Pantai Lampu’uk, Lhok Nga

Pesona lain dari Aceh

Pesona lain dari Aceh

Memang, daerah aceh berada diantara pertemuan Lempeng Sunda dan Indo-Australia yang dinamis sehingga Aceh rentan terhadap bencana gempa, namun alam Aceh mempunyai kemampuan untuk recovery dengan cepat sehingga dengan rentang masa 8 tahun saja pasca tsunami, Aceh telah menunjukkan kembali keindahannya dalam berbagai sudut buminya. So, let’s visit Aceh 2013!!🙂

4 thoughts on “I Love Aceh Story, enchantment of Aceh

  1. yay! ma i late? am i late?😀

    it is really amazed me reading your story about aceh. the land where i stand now. i feel really honoured being the first commenter here😀

    ah ya dek, could i give u an opinion?
    it will be more interesting if u also told the story about its people😀

    • hahaa, thank you very very very much kak..
      this post feels real amazing because of you who told me the story about Aceh and look, all of them are your photographs..😀

      waah, you haven’t told me about it yet kakak.. maybe next posting..😉..

  2. aceh dengan segala lika-liku sejarahnya memberikan banyak cerita sekaligus inspirasi untuk membuat tulisan. 🙂🙂
    aku ingin membaca sebuah cerita tentang aceh yang membuatku seakan-akan aku berada di sana.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s