(KISS) Kebangkitan Dunia Islam di Era Modern

Jika kita membela Islam maka kita membela diri kita sendiri..

Alhamdulillah, Allah telah memberi kesempatan kepadaku untuk mengikuti Kajian Islam Sabtu Sore (KISS) lagi setelah vakum selama 1 tahun lebih karena tak ada informasi sama sekali dan tanpa disengaja beberapa waktu yang lalu menemukan kembali info untuk kajian ini, Alhamdulillah. Kajian Islam Sabtu Sore (KISS) ini diadakan oleh Persatuan Pemuda Pare (PIP) setiap sabtu sore pukul 15.30-17.15 di El fast Hall Room. Kalau dulu di lantai 3 Mahesa Institute sekarang pindah di El-Fast.

Sore ini langit pun kurang bersahabat karena ketika aku mulai siap-siap untuk menuju Pare hujan pun turun hingga hampir aku mengurungkan niat untuk berangkat, dan ajaibnya ketika aku berkata dalam hati, ‘aah aku udah niat pengen ikut dan aku pun udah pamit sama Bapak mau ikut, bismillah berangkat!!” tepat pukul setengah 4 sore matahari pun mulai bersinar dengan terang seperti tak terjadi hujan setetes-pun, subhanallah.. memang kalau sudah berniat kuat dalam hati, Allah akan memudahkan.

Perjalanan pun hanya tertempuh sekitar 8 menitan dari rumah, sesampainya disana ternyata belum mulai, dengan segera aku pun masuk. Eh, sebelum itu di parkiran aku berkenalan dengan Mbak Khusnul Khotimah (pas mbak-nya nyebut namanya spontan aku bilang aamiin, hahaa..) seorang dari Brebes yang sudah selesai study di Bogor dan sekarang sedang kursus di El-Fast. Yaa, inilah yang aku suka kalau ikut Kajian di kampung Inggris, pasti akan mendapat teman baru dari seluruh penjuru Indonesia. Seperti sore ini yang aku menemukan sebelah sebelahku adalah mbak-mbak dari Bogor, Bandung, Lamongan, hingga NTT. Great bukan!!

Kurang lebih sekitar pukul setengah 5, acarapun dimulai karena ustadznya telat datang. Pengisi kajian kali ini adalah Ustadz Tajuddin. Beliau memulai kajian dengan mengingatkan kembali tema yang akan dibahas kali ini adalah Kebangkitan dunia Islam di era modern. Peradaban Islam dulunya adalah sebuah peradaban yang berjaya namun sekarang ini Islam seperti tengah berada di titik nadir terendah. Perspektif Islam juga pernah menguasai dunia selama berabad-abad namun kini hanya tinggal cerita. Memang, naik turunnya sebuah peradaban adalah sunatullah yang silih berganti akan terjadi. Dan sekarang ini, negara baratlah yang sedang menguasai dunia, namun penguasaan dunia barat atas dunia lewat kemajuan sains dan teknologi tidak bisa disebut sebagai sebuah peradaban, karena sebuah peradaban harus mempunyai sebuah etika, keadaban, akhlaq, dan moralitas.

Sangat manusiawi kalau umat Islam sekarang ini rindu akan kebangkitan Islam seperti jaman dahulu kala seperti masa Rasulullah, Khulafaur Rasyidin, Tabi’in, Tabi’in-Tabi’in hingga salafus shalihin. Seperti manusia yang punya ilmu dan ingin terus menambah ilmu, seperti manusia yang sudah punya jabatan namun ingin menaikkan jabatannya lagi, apalagi untuk kebangkitan Islam.

Mezquita de Córdoba - en.wikipedia.org

Mezquita de Córdoba – en.wikipedia.org

Sejarah mencatat bahwa Islam begitu berjaya pada masa setelah Rasulullah karena ajaran islam betul-betul diamalkan. Dan berikut adalah dinasti-dinasti Islam ketika Islam berjaya mendominasi dunia selama kurang lebih 8 abad.

1. DInasti Umayyah.
Pada masa ini seperti hampir tidak ada tempat yang tidak dikuasai oleh Islam dengan pusat pemerintahannya di Damaskus. Dinasti ini dipimpin oleh Muawiyah bin Abu Sufyan dari tahun 661 M-750M. Pada masa dinasti inilah lahir 4 Mazhab yaitu Syafi’I, Hanafi, Hambali dan Maliki. Seorang ilmuwan perancis mengatakan bahwa, ‘tidak pernah ada ajaran apapun yang santun kecuali Islam”. Seperti itulah dunia memandang Islam pada masa itu. Seorang khalifah terkenal dari dinasti ini ialah Umar bin Abdul Aziz, walaupun hanya 3 tahun memimpin namun mampu membawa perubahan yang besar bagi dinasti Umayyah.

2. Dinasti Abbasiyah
DInasti ini berkuasa dari tahun 750M setelah runtuhnya dinasti Umayyah hingga tahun 1258M dengan pusat pemerintahannya di Bagdad. Pada masa kekhalifahan Al-Manshur, ia berhasil menciptakan 100 perpustakaan, karena ia percaya bahwa kebangkitan islam bisa didapatkan dengan membaca dan memahami isi. Pada masa Harun Ar-Rasyid dinasti ini mencapai puncak keemasannya, bahkan yang hebat darinya adalah Harun Ar-Rasyid pernah melakukan ibadah haji dengan berjalan kaki dari bagdad menuju makkah.

3. DInasti Utsmaniyyah
Pada dinasti ini muncul pemikir-pemikir hebat dalam Islam seperti Ibnu Rusd, Ibnu Khaldun, Avicena, dan lain lain. Saat itu negara-negara barat belum apa-apa, namun Islam sudah mempunyai kebudayaan, kecanggihan dalam bidang kedokteran, kesusteraan.

Sebenarnya juga dijelaskan tentang dinasti Fatimiyah, namun hanya sedikit penjelasan pada masa itu terjadi krisis berpikir yang membuat Islam kian meredup. Lalu, apa yang harus kita lakukan sebagai generasi Islam di era sekarang untuk membangkitkan kembali islam?? Pertama, memperkokoh kekuatan Iman dan menjadi generasi Rabbani yaitu kembali kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah seperti yang Allah telah jelaskan dalam ayatnya Al-Baqarah : 208,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ
“O you who have believed, enter into Islam completely [and perfectly] and do not follow the footsteps of Satan. Indeed, he is to you a clear enemy..” (Al-Baqarah : 208)

Truly saying dan maaf sebelumnya, dalam kajian kali ini tema yang diusung dan pembahasan kurang begitu sinkron, setelah menjelaskan tentang sejarah dhaulah-dhaulah diatas ustadz pun menjelaskan tentang penggenggam dunia saat ini yaitu kaum yahudi yang memang ditakdirkan Allah menjadi sebuah kaum yang hebat dan mereka tau sehingga mereka berusaha melakukan yang terbaik untuk mengamini takdir Allah tersebut dengan memperlakukan dengan baik generasi-generasi mereka dari mulai masih dalam kandungan hingga dewasa. Bahkan bila ada 1 orang yahudi diantara 1000 orang bisa jadi 1 orang yahudi tersebut kemampuan intelektualnya lebih dari 1000 orang yang ada. Seperti itulah perumpamaan kecerdasan orang yahudi yang sekarang ini memang sedang memegang pasar global dan mesin-mesin perang.

Bahkan, orang-orang hebat seperti Albert Einstein, Karl Mark, Sigmund Freud, bahkan David Beckam, Lionel Messy mereka adalah keturunan orang yahudi, jadi tidak selalu yang namanya orang yahudi itu mempunyai citra negative. Yang paling mencengangkan adalah 35% peraih nobel adalah orang yahudi, memang mereka hebat karena berusaha memenuhi takdir mereka.
Jadi sebagai pemuda Islam yang dalam masanya pernah berjaya harus lebih semangat lagi untuk membangkitkan masa kejayaan Islam, karena masa itu bergulir, tak selamanya yang berada diatas akan tetap diatas, dan seperti itulah islam juga akan menemukan masa keemasannya kembali di masa mendatang. Satu ayat penutup yaitu An-Nur : 55

وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَىٰ لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّن بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا ۚ يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا ۚ وَمَن كَفَرَ بَعْدَ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.” (An-Nur : 55)

Demikianlah penjelasan materi yang kudapat dari Kajian Islam Sabtu Sore (KISS) pada kesempatan kali ini, jika ada kalimat yang salah harap dimaklumi dan dibenarkan atau ditambah. Dan semuanya kembali Wallahu’alam..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s