#FashionShowHCK hingga Musik Religi Opick!!

Jika kau baik, berkumpul dengan orang baik dan melaksanakan sesuatu yang baik bagi kemaslahatan orang banyak maka akan menjadi sebuah ‘tombo ati’ yang menambah rasa kagum kepada Allah, “yang ketiga berkumpullah dengan orang sholeh”.. salah satu dari kelima tombo ati yang benar janjinya..

Hari yang telah ditunggu akhirnya tiba, sekian lama mempersiapkan dengan segala jerih payah seluruh committee Hijab Community Kediri akhirnya tercapailah satu kata, sukses! Inilah acara akbar paling keren dalam sejarah perjalanan event Hijab Community Kediri. Persiapan pun dimulai sedari sebelum puasa, mulai dari perekrutan committee baru hingga rapat menjelang hari H. Bisa dibilang persiapan acara sekarang tak seribet yang dulu-dulu. Pengalaman pahit manis, good partners, wide link yang mempermudah semuanya, apalagi sejak Honda One Heart Kediri menjadi partner. Alhamdulillah.
Sebenarnya untuk acara kali ini saya tak banyak berperan aktif untuk persiapan pre-event karena urusan ‘anak rumah tangga’ jadilah saya pasif dan aktif lewat media saja.

Fashion Show Warna-Warni..

Setelah sekian lama ide mengadakan fashion show tersimpan dalam draft untuk next events Hijab Community Kediri, akhirnya kesampaian juga. Sempat, hari-hari terakhir khawatir akan satu hal namun Alhamdulillah It’s done well!! Dengan 20 peserta yang 3 diantaranya adalah anak-anak cantik, fashion show Hijab Community Kediri pun terasa berwarna-warni. Akhirnya, Rezky, Dhebby dan Regina yang keluar menjadi juara 1, 2 dan 3-nya yang diumumkan saat malam hari sebelum Opick Show!!

Bagi-Bagi Takjil..

Sebenarnya saya berniat ikut sampai sore sampai acara bagi-bagi takjil, namun Break Fasting at home seemed great jadilah saya pulang dan berbuka di rumah bersama Bapak. So, I don’t have the story for this. 

Tausiyah dan Musik Religi bersama Opick!!

Tausidyah dan Musik Religi bersama Opick di Kediri

Tausidyah dan Musik Religi bersama Opick di Kediri

Sedari awal sebenarnya tak berniat menonton karena acaranya yang malam dan lumayan jauh dari rumah, namun ternyata pengumuman lomba fashion show Hijab-nya dijadwalkan malam sebelum show-nya Opick, jadilah saya datang dan mengajak Silviana agar kalau pulang malam saya tidak sendirian. Di-run down acara, Tausiyah dan Musik Religi bersama Opick adalah jam 22.00 dan Alhamdulillah anak-anak Hijab Community Kediri mendapat kesempatan untuk foto bersama Opick diatas panggung. Aah, keren sekali namun untuk mendapat keren itu harus menunggu lama.

Sekitar pukul 22.00-an ustadz Opick pun datang dan masyarakat Kediri yang menonton pun bersorak sorai karenanya. Opick pun beristirahat sebentar di tenda putih dekat stage, dan tak ada yang boleh masuk padahal anak-anak Hijab inginnya foto lantas pulang karena waktu yang sudah malam. Eh iya, saya dapat ijin masuk ke tenda putih karena membawa kamera. Dengan terbengong-bengong karena itu yang di depan adalah ustadz Opick yang selama ini hanya saya lihat di TV, saya jepret sekenanya dan sebentar kemudian langsung rock on stage yang disambut dengan riuh rendah warga Kota Kediri yang menonton.

Rasanya pertama kali lihat Live Konser itu, Merinding!!

Hijab Community Kediri bersama Opick

Hijab Community Kediri bersama Opick

Yes, Tausiyah dan Musik Religi bersama Opick ini adalah pengalaman pertama saya menonton Live Konser. Untungnya mendapat kesempatan untuk melihat langsung dibawah stage dan tidak diluar pagar seperti yang lain karena menjadi member Hijab Community Kediri (banyak untungnya kan, maka dari itu mari gabung, Hijab Community Kediri!!).

Dengan lighting stage yang menakjubkan ditambah dengan embusan angina malam yang keras menerpa, Ustadz Opick memulai Musik Religi dengan menyanyikan sekitar 6 lagu, yang terekam oleh saya hanya 3 lagu saja yakni Tombo Ati, DeaLova dan Ya Muhammad, Ya Rasulullah” . Jauh-jauh hari sebenarnya saya sudah download beberapa lagu Opick, namun entah kenapa saya tak kuasa mendengarkannya, kudu nangis setiap mendengarkan lagunya. Apalagi ketika Opick menyanyikan lagu Dealova yang beliau bilang kalau lagu itu diciptakan pada tahun 1999, ketika dibawa keberbagai recording, tak ada satupun yang menerima lagu itu namun akhirnya lagu itu menjadi lagu terbaik se-Asia.
Subhanallah! Ketika saya menyanyikan lagi di rumah, aduuh, saya tidak kuat dan saya menangis. Sungguh, “Kau seperti udara yang kuhela, Kau selalu Ada.” Lirik yang sangat mengagungkan Allah.

Disela Musik-Musik Religi yang beliau bawakan, beliau juga menyampaikan tausiyah-nya tentang ramadhan. Dalam tausiyahnya beliau teringat tentang ustadz Jefri yang seharusnya mengadakan road show bersama pada ramadhan ini, namun ternyata Allah berkata lain dengan memanggil beliau lebih dulu. Hal itu memberi sebuah pelajaran bahwa, ajal adalah sangat dekat, bisa jadi sekarang, nanti atau besok jatah usia kita telah berakhir, dan saat itu tiba kita harus siap segalanya. Terakhir, Opick pun menyanyikan lagu Alhamdulillah sebagai penutup.
Alhamdulillah, semoga tahun depan bisa bertemu dengan ustadz Opick lagi, aamiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s