#YERT2013Malang Muda, Mendidik, Membangun Bangsa

Minggu, 30 Desember 2013, Hari Terakhir #YERT2013Malang. Minggu itu begitu istimewa buat saya, kenapa? Karena saat berangkat ke venue acara di Universitas Brawijaya, saya menggunakan sepeda dari kost di Sumbersari gang 5. Aak!! Akhirnya salah satu wish list saya untuk bisa bersepeda dari ‘rumah’ ke ‘kampus’ pun terwujud saat itu. Walaupun bukan rumah dan kampus saya yang sebenarnya, misalpun sebenarnya mustahil untuk terwujud karena jarak yang teramat jauh, namun Alhamdulillah I did it and that’s made me joyful inside!

Namanya juga Training jadi langsunglah materi pertama disampaikan setelah sarapan bersama. Materi pertama di hari terakhir adalah tentang Perspective Thinking. Intinya adalah bagaimana kita melihat sebuah masalah dengan sisi perspektif yang berbeda, dengan pemikiran kritis dan Six Thinking Hats. Jadi pagi itu juga kami dibagi menjadi 6 kelompok yang masing-masing mendapat satu perspective thinking dengan menggunakan Six Thinking Hats. Pemikiran berdasarkan Topi Blue, Red, Yellow, Green, White and Black. Dan kelompok saya mendapat Topi Merah.

Topi Merah adalah pemikiran yang cenderung mengandalkan intuisi, insting, emosi dan perasaan.
Topi Putih lebih kepada mengumpulkan data, fakta dan informasi untuk menganalisa suatu masalah untuk mencari solusi.
Topi HItam yang cenderung untuk melihat sisi negative dan melihat kelemahan-kelemahan untuk melihat sebuah resiko dari pengambilan setiap keputusan.
Topi Kuning yang menjadi kebalikan dari Topi Hitam yakni melihat segi positif dari suatu keputusan dan bersifat encourage.
Topi Hijau yang lebih suka membuat solusi kreatif, inovatif, bebas dan out of the box. Dan yang terakhir adalah
Topi Biru yang mengontrol proses berpikir dan menjadi penengah dari semua topi.

Masing-masing kelompok pun diberi suatu permasalahan dalam sebuah artikel untuk mencari sebuah solusi dengan masing-masing pemikiran yang menggunakan topi masing-masing. Setelah selesai diskusi, kami diberi satu artikel lagi untuk diskusikan dan berlanjut untuk presentasi di materi selanjutnya.

Setelahnya, materi berlanjut pada Presenting with Impact. Intinya adalah bagaimana cara mempresentasikan sesuatu yang memberikan sebuah pengaruh besar atas apa yang dipresentasikan kepada listeners. Dalam kelompok, kami pun diminta untuk mendiskusikan bagaimana cara menyajikan sebuah presentasi yang berperngaruh. Ada 6 steps karena ke-6 kelompok mendapat masing-masing step. Lanjut, kami pun diputarkan sebuah video analysis dari TED x oleh Ridwan Kamil. Dalam kelompok, kami diminta untuk memberi kritik untuk video tersebut yang selanjutnya akan dijadikan Gallery Walk.

Gallery Walk #YERT2013Malang

Gallery Walk #YERT2013Malang

Gallery Walk sejauh yang saya paham kemarin, (walaupun sebenarnya kacau dengan teman-teman yang dengan ide kreatif mereka malah tanda tangan di karton-karton pameran, foto disana sini,) adalah semacam pameran yang disana ada yang menjaga dan menerangkan apa yang dipamerkan. Intinya seperti melihat sebuah exhibition lah.

Sessi terakhir setelah Gallery Walk dan lunch selesai adalah mempresentasikan apa yang sudah didiskusikan dari masalah yang ada dan membuat mini project untuk membuat sebuah penyelesaian. Saya lagi-lagi tergabung dengan kelompok dengan anggota yang keren-keren di kelompok Topi Merah yaitu Bisri, Hani, Fitri, Fani, Isaw, Ishom, dan Febrian. Kami membuat mini project yang berjudul Edu-Preneur yang berhasil membawa kelompok kami menjadi kelompok dengan nilai tertinggi dalam presentasi. Alhamdulillah.

Dengan berakhirnya presentasi berakhir pula acara #YERT2013Malang. Eh, masih ada satu lagi yaitu Outbond sebagai acara pungkasan dari #YERT2013Malang. Namun sayang, tidak semua teman ikut serta dalam Outbond karena memang sudah sore dan outbond-nya menggunakan air jadi peserta dari luar kota Malang memilih untuk tidak ikut, termasuk saya. Hehee.

Dua hari yang penuh dengan semangat untuk terus menginspirasi. Jujur, setelah mengikuti #YERT2013 membuat saya menjadi lama berpikir tentang apa yang harus saya lakukan agar menjadi seorang dengan kemanfaatan besar. Membuat saya sadar juga bahwa yang saya lakukan selama ini yang dianggap sudah hebat belum ada apa-apanya dibanding dengan apa yang sudah dilakukan oleh teman-teman YERT khususnya dan para pendidik muda lainnya. Semangat untuk berubah, semangat untuk menjadi kemanfaatan yang sebesar-besarnya.

#YERT2013Malang, Muda, Mendidik, Membangun Bangsa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s